Ia menulis banyak artikel dan melakukan berbagai propaganda politik melalui media luar negeri.

by Tan Malaka Buku sejarah hidup Tan Malaka, Bapak Republik Indonesia yang ditulis secara pribadi ketika beliau berada dalam Penjara di tanah airnya sendiri.

Walaupun secara jelas disingkirkan, Tan Malaka dapat memainkan peran intelektual penting dalam membangun jaringan gerakan sosialis internasional untuk gerakan anti penjajahan di Asia Tenggara.

yunior gonzalez dating-80

Ia dinyatakan sebagai “Pahlawan revolusi nasional” melalui ketetapan parlemen dalam sebuah undang-undang tahun 1963.

Semua karya Tan Malaka dan permasalahannya didasari oleh kondisi Indonesia.

Tan Malaka menghabiskan sebagian besar hidupnya dalam pembuangan di luar Indonesia, dan secara tak henti-hentinya terancam dengan penahanan oleh penguasa Belanda dan sekutu-sekutu mereka.

Walaupun secara jelas disingkirkan, Tan Malaka dapat memainkan peran intelektual penting dalam membangun jaringan gerakan komunis internasional untuk gerakan anti penjajahan di Asia Tenggara.

Selama dalam tahanan Ariel mengaku banyak mengisi masa dengan membaca buku2 falsafah, dan sesekali menulis.

Salah satu buku yang dibaca adalah karya Tan Melaka, tokoh nasional yang pernah menulis buku Dari Pendjara Ke Pendjara.

Ia dibesarkan dalam suasana semangatnya gerakan modernis Islam Kaoem Moeda di Sumatera Barat.

Tokoh ini diduga kuat sebagai orang di belakang peristiwa penculikan Sutan Sjahrir bulan Juni 1946 oleh sekelompok orang tak dikenal di Surakarta sebagai akibat perbedaan pandangan perjuangan dalam menghadapi Belanda.

Saat pengasingan, Tan Malaka hijrah ke Moskow, Berlin, dan Belanda.